Lompat ke isi utama

Tentang Program

Dua dekade terakhir, perempuan Indonesia menunjukkan kemajuan yang signifikan di ruang publik maupun sektor-sektor strategis, khususnya melalui peran mereka dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Data Kementerian Perdagangan (2025) mencatat bahwa 64,5 persen dari total 65 juta UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan, sebuah capaian yang menegaskan kontribusi besar perempuan dalam menggerakkan perekonomian nasional. 

Program Summary 

Coffee farming is largely a household-based livelihood, in which both men and women contribute to

different stages of production and decision making. Within this context, women play an important role in

helping manage farms, harvesting, and managing household finances. Despite their contributions, they face several challenges, including:

Mercy Corps Indonesia dan Provinsi Jawa Tengah Bersama 7 Kota Kabupaten Tandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Ketahanan Iklim

SEMARANG, 5 Agustus 2026 – Menghadapi dampak nyata perubahan iklim yang kian mengancam, Mercy Corps Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Jawa tengah dan tujuh Kota Kabupaten resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang merupakan tindak lanjut MoU dalam memperkuat kebijakan dan implementasi ketahanan iklim serta penanganan banjir di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Babon dan DAS Tuntang.

Dari Kopi Liar ke Komoditas Ekspor: Petani Sengare Belajar Membaca Iklim

Pada awal 1990-an, di Desa Sengare, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, kopi tumbuh liar tanpa perawatan. Orang-orang menyebutnya kopi Menado, hasil hutan yang dipetik seadanya, bukan komoditas yang dengan sengaja dibudidaya. Baru di tahun 1999, warga mulai memotong dan menyambung dengan kopi bibit unggul, dan untuk beberapa saat kopi ini tumbuh pesat. Lalu harga jatuh, dan berpengaruh terhadap banyaknya petani yang enggan bercocok tanam, sehingga kopi di Desa Sengare punah.

Berlangganan